ilmu meringankan tubuh china

IlmuMeringankan Tubuh Ajian Sapu Angin. Para leluhur kita banyak yang menguasai ilmu meringankan tubuh, yang digunakan untuk menumpas kejahatan. Read More. Cari untuk: Perhatian. Ilmu dan Amalan di dalam blog ini memerlukan guru pendamping, Jangan Mengamalkan tanpa adanya guru. Isi Blog ini hanya bermaksud untuk menambah wawasan dan PhysicalDescription: 108 hlm. ilus. 21 cm: Lihat Juga. Rahasia Ilmu Meringankan Tubuh oleh: L. TH. Prabowo Terbitan: (1998) ; Rahasia ilmu Meringankan Tubuh, L. TH FaktaObat Herbal Cina. Obat-obatan herbal dibuat dari tumbuh-tumbuhan atau kombinasi dari ekstrak tumbuh-tumbuhan untuk mengobati penyakit atau menjaga kesehatan. Biasanya obat herbal dibuat dari bunga, daun,batang, akar, bahkan bijinya. Tak jarang, obat herbal juga memanfaatkan bahan-bahan hewani yang aman untuk tubuh. Ilmumeringankan tubuh yang saya maksud bukan berarti tubuh kita menjadi lebih ringan dalam artian sebenarnya. Yang mulanya punya berat badan 80, terus jadi 60 atau lebih. Kalau sampai demikian resep diet dengan ikhlas saja kan! Bukan seperti itu. Tapi meringankan tubuh di sini memiliki arti yang secara tidak langsung. Hebatilmu meringankan tubuh gadis cina berdiri di atas selembar kertas saja, tanpa penguatan apapun hanya mengatur nafas dll Rencontre En Ligne Bande Annonce Vf. Dunia Keris – Pernah dengar ilmu ini? Apa yg akan kerabat perkerisan lakukan jika ternyata tanpa kita sadari, kita sudah memiliki ilmu ini? Menjadi atlet lompat tingg iatau lompat jauh? Mendaki gunung terjal? Atau lain sebagainya, terserah kerabat perkerisan! Kalau dikaji sedikit lebih dalam, ternyata kita juga bisa memiliki tubuh yg ringan, melangkah atau bahkan berlari menggunakan sangat apa timbul kondisi-kondisi spesifik agar bisa memiliki ilmu ini? Apakah wajib puasa selama berhari-hari tanpa makan, tidur dalam kuburan, atau melakukan suatu amalan spesifik lainnya? Sebenarnya, kondisi yg wajib dimililki tidak perlu yg menyiksa diri seperti tadi. Cukup satu saja, apa itu? Itu artinya tulus. Lha kok bisa? Memangnya kalau kita tulus atau rela, kita bisa meringankan tubuh kita? Jangan berpretensi dulu, Begini penjelasannya. Ilmu meringankan tubuh yg saya maksud bukan berarti tubuh kita menjadi lebih ringan dalam artian sebenarnya. Yang mulanya punya berat badan 80, terus jadi 60 atau lebih. Kalau hingga demikian resep diet menggunakan tulus saja kan! Bukan seperti itu. Tapi meringankan tubuh dalam sini memiliki arti yg secara tidak tertentu. Lha gimana lagi arti yg tidak langsungnya? Semakin gundah kan? Sebagai model, jika kita melangkahkan kaki kita ke suatu kawasan, langkah kita menjadi ringan, timbul orang bilang seperti berjalan dalam atas angin. Tidak mungkin! Mosok bisa cuma menggunakan tulus langkah kita jadi ringan? Tidak percaya? Coba buktikan sendiri! Pernahkah kita menyadari waktu kita melangkahmenuju suatu kawasan yg kita sukai atau kawasan apapun itu kita akan suka berada dalam sana, langkah kita terasa begitu ringan. Entah ituketika berangkat ke kawasan kerja karena akan mengambil honor, pergi ke rumah sahabat karena akan ditraktir makan, kembali ke kampung halamankarena kangen menggunakan famili, atau bahkan pergi ke rumah pacar. Langkah kita terasa begitu ringan. Kok bisa? Tak perlu ditanya lagi, itu karena kita tulus, & kita menyukainya. Coba contohnya kita enggan melakukannya, kita tidak tulus, maka langkah kita akan terasa begitu berat, bahkan seakan-akan perjalanan yg kita tempuh akan terasa usang & begitu melelahkan. Apa yg kita nikmati waktu kita dipanggil sang bos karena kita melakukan kesalahan? Biasanya, langkah kita menuju ke ruang bos akan terasa begitu berat. Itu karena kita enggan pergi ke sana karena kita sudah memahami kalau nanti akan menerima kemarahan sang bos. Hal ini tidak sama jika kita dipanggil ke ruang bos karena kita akan dipromosikan ke kedudukan yg lebih tinggi berdasarkan kini. Dan masih banyak lagi model-model dalam kehidupan sehari-hari. Dan kita lebih mengetahui kehidupan kita sendiri. Jadi kalau kerabat perkerisan ingin memiliki ilmu meringankan tubuh, maka ikhlaslah atau sukailah apa yg akan sampeyan lakukan. Cukup itu kuncinya. Ikhlas. Dan kunci ini juga berkhasiat buat meringankan pekerjaan yg akan dilakukan. Masih tidak percaya? Buktikan sendiri!! Maturnuwun 3 menit membaca Pengobatan ala Tionghoa tidak pernah kehilangan pamor. Terbukti dengan klinik-klinik pengobatan alternatif Tionghoa di kota-kota besar yang tak pernah sepi meski pengobatan modern semakin canggih. Dasar yang digunakan dalam pengobatan Tionghoa adalah beberapa acuan filsafat termasuk teori Yin dan yang, lima unsur wu xing, sistem meridian tubuh Jing-luo, dan teori organ Zang-Fu. Sejarah mencatat, ilmu pengobatan Tiongkok sudah ada bahkan sejak 2696 Sebelum Masehi. Apa saja warisan kesehatan Tionghoa yang masih dipraktikan hingga saat ini? Agar kamu lebih sehat di tahun ayam api imlek 2017, yuk lakukan beberapa hal ini. Taichi Tai Chi, singkatan dari Tai Chi Cuan lebih dikenal dengan teknik menggerakan badan dan pernapasan. Padahal sebenarnya Tai Chi merupakan ilmu beladiri China yang memfokuskan pada keseimbangan Energi Chi dalam tubuh manusia. Jika diperhatikan, memang gerakan Tai Chi seperti Kung Fu yang dilakukan secara perlahan. Karena gerakannya yang lambat, Tai Chi tidak menunjukan kekuatan dan lebih menyerupai senam. Segudang manfaat dirasakan orang-orang yang rutin melakukan Tai Chi. Studi yang dimuat dalam jurnal Plus One pada April 2013 menyebutkan bahwa taichi mengurangi gejala rematik, meningkatkan fungsi fisik pada pasien osteoarthritis, meningkatkan pernapasan dan daya tahan pasien penderita penyakit paru-paru obstruktif kronis. Lalu pada New England Journal of Medicine, Taichi disebut sebagai perawatan yang berguna untuk fibromyalgia, gangguan saraf yang ditandai dengan nyeri otot luas dan kelelahan. Karena manfaatnya yang sudah terbukti, banyak rumah sakit besar membuka kelas Tai Chi untuk mempercepat penyembuhan pasien. Akupuntur Siapa tidak kenal akupuntur. Akupuntur merupakan cara pengobatan yang menggunakan jarum sebagai media penyembuhan. Meski jarum ditusukkan ke tubuh pasien, pasien tidak akan merasakan sakit. Hal ini karena jarum ditusukkan ke titik-titik akupuntur. Pada tubuh manusia, dipercaya terdapat lebih dari 400 titik akupuntur. Jika distimulasi, titik tersebut akan merespons organ atau bagian tubuh tertentu dan menimbulkan efek penyembuhan. Misalnya ada 21 titik akupuntur yang memengaruhi organ limpa, 19 yang terhubunga dengan usus kecil, 9 titik akupuntur pada jantung, dan sebagainya. Jika aliran Qi pada titik-titik terhalang, seseorang akan menderita sakit. Akupuntur dipercaya dapat mengobati stroke, radang sendi, nyeri menstruasi, masalah pencernaan, dan sebagainya. Qigong Qigong merupakan latihan pernapasan mengintegrasikan postur fisik, teknik pernapasan, dan fokus pikiran. Kata Qigong Chi Kung terdiri dari dua kata. Qi diucapkan Chi yang diterjemahkan sebagai kekuatan hidup atau energi vital yang ada di alam semesta. Berdasarkan kaidah kesehatan, qigong dapat diartikan sebagai aktivitas untuk menyerap energi alam agar kesehatan meningkat. Qigong dapat diklasifikasikan sebagai bela diri, medis, atau spiritual. Semua gaya memiliki tiga kesamaan, yakni melibatkan postur, teknik, dan fokus mental. Gerakan Qigong dapat dengan mudah diadaptasi, bahkan bagi penyandang cacat dan dapat dipraktikkan oleh semua kelompok usia. Setelah melakukan qigong, otot-otot akan lebih lentur yang membuat keseimbangan menjadi lebih baik dan bisa mengurangi cedera ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Bagi orang sibuk, stamina yang meningkat dan tidak mudah lelah. Tui na Tui na merupakan teknik pijat yang sudah dipratikkan sejak zaman Dinasti Ming. Teknik ini murni menggunakan tangan, sama seperti pijat pada umumnya. Praktisi Tui Na memberikan tekanan kuat pada tubuh pasien dengan menggunakan teknik meremas, mengguncang dan menekan kulit. Titik akupuntur akan diberi tekanan dengan tenaga yang lebih besar untuk melepaskan penyumbatan dan melancarkan aliran chi. Tujuannya adalah membawa keseimbangan dalam tubuh dan meningkatkan sistem imun Chi. Tui na biasanya dikombinasikan dengan akupuntur dan pengobatan herbal ala Tiongkok. Baca juga Tips Menata Rumah yang Sesuai dengan Feng Shui Pengobatan herbal Seperti yang sudah disebutkan di atas, pengobatan herbal ala Tiongkok sudah berusia ribuan tahun. Ramuan herbal dipilih dari beragam tumbuhan-tumbuhan di alam mulai dari akar, daun, batang, bunga, dan buah. Tumbuhan kemudian dijemur lalu digiling. Bubuk herbal ini dibungkus kertas atau dimasukkan ke dalam kapsul. Rupanya pengobatan herbal ala Tiongkok pernah dilarang di negaranya sendiri. Selama 30 tahun, pengobatan klasik dilarang di China dan beberapa orang dituntut oleh pemerintah karena melakukan pengobatan klasik. Barulah pada tahun 1960-an, Mao Zedong akhirnya memutuskan pengobatan klasik China tidak dilarang. Bahkan Mao memerintahkan 10 dokter terbaik untuk menyelidiki keampuhan pengobatan klasik serta membuat sebuah bentuk standar aplikasi dari pengobatan klasik tersebut. Standardisasi itu menghasilkan pengobatan tradisional Tionghoa. Kini, pengobatan tradisional Tionghoa diajarkan hampir di semua sekolah kedokteran di Cina, sebagian besar Asia, dan Amerika Utara. Dan hingga kini meski dunia kedokteran dan kebudayaan Barat telah menyerbu Tiongkok, pengobatan tradisional belum bisa tergantikan. Refleksi Asal muasal refleksi sulit ditelusuri. Ada kepercayaan refleksi berasal dari Tiongkok, ada juga sumber yang mengatakan Mesir sebagai tempat kelahiran refleksi. Namun sebuah dokumen peninggalan kaisar Tiongkok yang ditulis tahun sebelum Masehi memuat cara-cara memeriksa telapak kaki untuk pengobatan. Refleksi merupakan pemberian tekanan dan pijatan pada titik-titik spesifik pada kaki dan tangan yang berhubungan dengan berbagai organ, kelenjar, dan struktur dalam tubuh manusia. Beberaapa manfaat refleksi di antaranya meredakan sembelit, meringankan kram menstruasi, menghilangkan stres dan tekanan mental, menyembuhkan insomnia, meredakan sakit punggung, dan menyembuhkan sakit kepala serta migren. Lebih seperti ini Tentang kami CekAja Dikarenakan banyak informasi simpang siur mengenai "Ginkang" atau ilmu meringankan tubuh ala China kuno, maka saya mencoba untuk menelusuri sambil mempelajari, apa yg bisa saya dapatkan. Background saya adl sinshe / pengobatan tradisional China, saya pernah mempelajari satu ilmu pernapasan / meditasi , dan saya menyukai cerita silat China jaman dulu. Hobi saya adl lari. Maka saya ingin mencoba menggabungkan, apa yg saya dpt dari cerita-cerita silat China jaman dulu, dipadukan dengan pemahaman saya mengenai jalur2 aliran energi Qi yg terdapat dlm ilmu akupunktur + ditambah pemahaman dan penerapan ilmu pernapasan. Sebagai catatan, Postur tubuh saya saat ini 171 / kg. Per 13 -2-19. Pace lari BFI 21k , pace / km , teman2 Borobudur 21k , pace / km , teman Tahura trail 21k 4 jam , pace teman Berdasarkan catatan lari tersebut pace saya masih berjarak 15-30 menit dibanding tmn2 saya. Atau beda 1-2 menit / Li Xinglin, Ahli Totok Titik Akupunktur TiongkokDi kota Changchun daerah Dongbei, Tiongkok ada seseorang yang dikenal masyarakat dapat menguasai "ilmu sakti" menotok titik akupunktur ini, telah mempelajari ini sejak usia 7 tahun. Kini Li sudah berusia 80 tahun lebih, ilmu yang dilatih sudah lebih dari 70 tahun, karena Li sekarang bekerja sebagai petugas ronda sukarela, membuatnya mempunyai ruang baru untuk memanfaatkan ilmunya, sekaligus juga memperbaiki keamanan di lingkungan tua Li Xinglin menetap di pemukiman Changyuan wilayah Nanguan di kota Changchun, adalah seorang jagoan di tengah masyarakat yang menguasai "ilmu sakti" menotok titik pensiun dari kemiliteran, Li bekerja sebagai petugas ronda sukarela di lingkungan tempat tinggalnya. Selama 7 tahun terakhir ini, Li telah memanfaatkan ilmu menotok titik akupunktur ini untuk menangkap lebih dari 100 pencuri di pemukiman dan kakek Li Xinglin keduanya pernah belajar ilmu beladiri di Vihara Shaolin di Gaoshan, propinsi Henan. Li Xinglin sudah mulai mempelajari ilmu totok akupunktur ini dari kedua sepuh-nya sejak berusia 7 tahun."Pada awal mula latihan, karena kekuatan masih kurang dan belum menguasai letak titik akupunktur dengan tepat, sering kali setelah menotok sama sekali tidak ada reaksi apa pun, bahkan sampai jari tangan saya ini membengkak pun belum juga bisa menguasainya. Sampai akhirnya perlahan – lahan saya dapat menguasai kuncinya."Selama belasan tahun, Li Xinglin selalu giat berlatih, sekaligus juga saling mencoba ilmu dengan ayah dan paman."Berlatih di hari-hari yang paling dingin pada musim salju, berlatih di hari-hari yang paling panas pada musim panas", setelah latihan dengan susah payah selama bertahun-tahun, akhirnya beliau menguasai ilmu pamungkas ini, dan dapat mencari secara tepat banyak titik akupunktur yang ada pada tubuh manusia. Bunuh 4 Tentara Jepang dalam tanding beladiriSetelah meletusnya peristiwa "18 September" Jepang menyerang Tiongkok pada 1931, 3 propinsi di wilayah Dongbei jatuh ke tangan musuh. Pada 1942, beberapa orang Bushido Jepang menggelar panggung duel di kota Changchun, dan secara terbuka menantang ilmu silat Tiongkok. Pada waktu itu Li Xinglin yang masih berusia 16 tahun, tidak mampu menahan gemuruh emosi di dadanya, dan maju untuk menerima tantangan duel Xinglin berkata, "Hari pertama saya sudah membunuh 1 orang Jepang di tempat, hari kedua 3 orang Jepang lainnya juga mati di bawah tangan saya. Perasaan saya saat itu sangat puas, orang Jepang menggunakan Judo, saya menggunakan Kungfu Tiongkok, terutama adalah ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuh, dengan mudah saya membunuh 4 orang jagoan Jepang."Tindakannya itu membuat orang Jepang marah, disebarlah satuan intel untuk menangkapnya. Li Xinglin yang mendapatkan informasi itu langsung melarikan diri malam itu juga, setelah itu ia pun masuk ke dalam satuan Xinglin menceritakan pada wartawan, ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuhnya telah membantunya membunuh banyak sekali musuh di medan perang. Ia berkata, umumnya berperang di garis depan untuk jarak dekat ia tidak pernah membawa senapan."Tanpa membawa senapan akan lebih mudah bagi saya untuk mengembangkan ilmu silatnya yaitu ilmu menotok titik akupunktur dan ilmu meringankan tubuh ini."Dua keahliannya dengan mudah taklukkan pencuriSejak 1998, Li Xinglin pensiun dari kemiliteran, dan menjadi petugas ronda sukarela. "Ketika melihat ada maling, jurus pamungkas saya adalah menyerang dari belakang, terlebih dulu saya menggunakan 3 jari menotok beberapa titik pada punggung pencuri, jika masih belum dapat menghentikan si pencuri, saya akan menotok titik Tai Yang’ si pencuri. Mengandalkan dua jurus’ ini, setiap kali saya selalu berhasil menangkap pencuri. Biasanya pencuri yang berhasil saya tangkap akan pingsan sementara, dan dia akan sadar kembali 1 menit kemudian setelah saya membebaskan titik itu. Titik "Tai Yang" ini adalah titik yang paling efektif dan paling praktis."Li Xinglin menceritakan pengalamannya menangkap pencuri, meskipun sudah berusia 80 tahun lebih, jiwa kesatria pada pak tua ini seakan tak pernah pudar sedikit pun. Menurut cerita selama 7 tahun belakangan ini dia sudah berhasil menangkap lebih dari 130 pencuri, keamanan sekitar pemukimannya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan yang polisi dari kantor polisi wilayah Changyuan memberitahu kepada wartawan, "Sejak Bapak Li secara sukarela menjadi penjaga untuk menangkap maling, keamanan di pemukiman kami ini sudah jauh lebih baik, ditambah lagi kerja keras kami, sekarang ini pemukiman kami boleh dibilang adalah yang terbaik di wilayah Nanguan. Bapak Li sangat lihai dalam hal menangkap maling, saya pernah melihat dengan mata kepala sendiri ilmu kungfunya, memang luar biasa."Menurut penjelasan salah satu rekan media yang ikut serta, ilmu meringankan tubuh pak tua ini juga masih sangat hebat, sekarang ini beliau masih mampu melompat setinggi 2 meter dari ilmu pamungkas yang dimiliki oleh Li Xinglin, dan selalu berhasil menangkap pencuri, Li cukup terkenal di dekat kediaman Li Xinglin ada sebuah pasar, meskipun barang dagangan di sana sangat beraneka ragam, harganya juga murah, namun perputaran ekonomi di sana kurang begitu baik. Akan tetapi sejak Li Xinglin berhasil menangkap pencuri yang berkeliaran di sekitar pasar itu dengan ilmu totokan akupunkturnya, sejumlah warga kota berdatangan membeli sayur di pasar tersebut untuk menyaksikan secara langsung kehebatan kungfu Li Xinglin, sehingga menggairahkan perdagangan di pasar yang tadinya sepi itu."llmu menotok titik akupunktur termasuk salah satu Qigong istilah moderen bagi latihan kultivasi tradisional, setidaknya dibutuhkan waktu belasan sampai 20 tahun untuk melatihnya. Saya sudah mulai berlatih sejak usia 7 tahun, setelah 5 tahun berlatih, ketepatan saya menotok hanya mencapai 50% saja, setelah saya berusia 20 tahun barulah saya dapat mengerahkan ilmu ini sesuai dengan keinginan. Sekarang saya dapat dengan mudah menotok titik-titik seperti titik Qiangjian, Naohu, Fengfu, Dazhui, Taodao, Shenzhu, Shendao, Lingtai dan lain–lain. Jika di musim dingin lebih banyak baju yang dipakai, saya akan menotok titik Taiyangdi dua pelipis kepala, titik ini juga merupakan titik yang paling saya kuasai."Dengan serius Li Xinglin menjelaskan, "Orang yang memiliki dasar ilmu selama bertahun–tahun seperti saya ini, dapat mengetahui letak titik akupunktur secara pasti. Dengan 3 jari yang tengah itu saja menotok lawan, ibu jari dan kelingking tidak digunakan. Tenaga tidak boleh terlalu kuat, juga tidak boleh terlalu lemah. Terlalu kuat akan menghancurkan tulang, tidak ada gunanya, jika terlalu lemah maka tidak akan membawa hasil."Para penduduk setempat banyak yang ingin menjadi murid Li Xinglin, bahkan banyak juga orang dari luar daerah yang datang karena mendengar nama besarnya. Juga ada sejumlah sekolah silat dan perguruan kepolisian yang memberikan fasilitas mewah agar Li bersedia mengajar di tempat mereka, namun semua itu ditolak oleh Li mengatakan, "Anak muda jaman sekarang emosinya terlalu besar, suka membuat keonaran, saya takut orang yang mempelajari ilmu ini akan melakukan kejahatan, itu adalah telah berbuat dosa! Apalagi anak-anak jaman sekarang terlalu manja, tidak mau bersusah payah, mana mungkin mereka bisa mempelajari ilmu ini dengan baik? Usia saya sudah sangat tua, stamina saya sudah menurun, belajar ilmu menotok titik akupunktur juga tidak akan rampung dalam 1 atau 2 hari. Odi adalah seorang guru kung fu modern yang dimiliki Indonesia. Sepanjang dua dekade terakhir, Pak Odi sudah menguasai segala macam senjata identik dengan kung fu. Sepanjang kurun waktu itu pula, Odi melatih murid-muridnya memenangi berbagai kejuaraan wushu di Indonesia. Odi tinggal di Jakarta Barat, tapi mengajar keliling Pulau Jawa. Dia dulu membangun reputasi sebagai pengajar kung fu di perguruan daerah Senayan, Jakarta Selatan. Saking seringnya murid Odi jadi kampiun, dia sampai tak ingat berapa juara wushu di Tanah Air yang sudah dia didik selama baru-baru ini memboyong lima medali dalam cabang olahraga wushu—salah satunya emas yang disumbangkan Lindswell Kwok—dalam pentas Asian Games ke-18. Nah, mumpung hype wushu sedang tinggi-tinggi di Indonesia, kami rasa ini adalah waktu yang ideal untuk ngobrol dengan Pak Odi guna menuntaskan rasa penasaran kami terhadap beladiri asal Tiongkok membahas berbagai steretotipe soal pakar kung fu, menguji kebenaran gambaran kung fu seperti di film-film Hong Kong seperti apakah biksu bisa meringankan diri dan punya zakar sekeras batu. Kami pun ngobrol menilik masa lalu, masa kini serta masa depan dari hasil obrolan kami berduaVICE Halo Pak Odi, sudah berapa lama sih anda menggeluti Kung Fu? Pak Odi Saya jadi pelatih kung fu sejak tahun 1996. Saya juga belajar macam-macam bela diri seperti Pencak Silat dan Brazilian Ju-Jitsu, tetapi yang paling saya tekuni adalah Kung Fu tradisional sama wushu bedanya apa sih Pak? Katanya kung fu zaman sekarang sudah direduksi jadi koreografi tarian doang. Kalau menurut saya, perbedaannya adalah Wushu mengutamakan keindahan. Speednya luar biasa. Tapi, makna bela dirinya hampir tidak ada karena lebih menggunakan gerakan yang sifatnya kembangan. Contohnya gerakan-gerakan yang tidak bisa diaplikasikan pertarungan. Sebaliknya, Kung Fu tradisional tetap mengutamakan nilai bela diri melalui bentuk dan conditioning. Kalau Wushu, khususnya Taolu, itu sifatnya seni keindahan. Maka dibentuklah Sanda, cabang olahraga tarung dalam wushu. Jadi bisa dibilang, Sanda adalah jawaban atas anggapan bahwa wushu hanya tarian indah sih yang paling sering disalahpahami orang awam dari Kung Fu? Orang awam sering menyalapahami kalau kung fu cuma tarian saja, dancing aja gitu. Mereka juga kerap mikir kalau kung fu itu cuma satu aliran. Orang menganggap kung fu itu Bruce Lee, padahal tidak hanya seperti banyak video di YouTube ngeliatin petarung MMA menantang 'kung fu master' dalam pertandingan terbuka dan akhirnya menang. Menurut Pak Odi, aliran kung fu mana yang paling manjur digunakan untuk bertanding MMA? Menurut saya masing-masing aliran mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi kalau bisa, kita harus belajar banyak aliran. Kita ambil yang terbaiknya dan meninggalkan yang tidak berguna. Jangan membatasi diri pada satu aliran efektivitas Kung Fu itu tergantung siapa yang menggunakannya. Kalau yang menggunakan seorang ahli yang berlatih cukup lama, maka akan mematikan, tapi kalau orang yang baru belajar kemarin sore, dia bisa dikatakan hanya mengetahui kulit atau kembangan dokumenter VICE mengenai atlet MMA di Tiongkok yang kontroversial karena gemar menantang master kung fuDari semua Kung Fu yang saya pernah pelajari, yang paling simple itu Wing Chun. Wing Chun yang paling mudah dipelajari—paling gampang diaplikasikan, enggak banyak hafalan jurus, enggak banyak kembangan, kuda-kudanya bisa juga dikatakan aplikatif kalau menurut saya. Masing-masing orang pasti punya sudut pandang yang berbeda, tapi ini dari pengalaman Pak Odi, adakah jurus kung fu yang paling bikin geleng-geleng itu apa sih? Hmm, yang paling umum itu mematahkan benda-benda keras. Lempengan besi, beton, dan balok es besar, semua itu sudah umum. Tapi yang paling "wow" yang saya pernah lihat itu ilmu Baju Besi. Ilmu ini dilukukan lewat pernapasan dan penyaluran chi ke bagian tubuh tertentu biar bisa badannya kebal dan tahan pukul juga. Guru saya sendiri menguasai, dan saya sendiri pernah lihat beliau skill yang enggak lazim dikuasai guru kungfu, atau bikin orang biasa terpana? Ya, ilmu-ilmu itu. Penyaluran tenaga ke tangan dan kepala untuk memecahkan benda-benda keras atau menjadi kebal. Kalau ilmu meringankan tubuh bisa dikatakan masih misteri, mungkin hanya ada di film. Kalau ilmu macam itu beneran ada, mungkin atlet-atlet kita sudah menang medali di Olimpiade di cabang lompat tinggi dan lompat itu apa dan bagaimana kita bisa mengelolanya? Chi itu energi yang ada di dalam tubuh manusia. Setiap manusia mempunyai chi, cuma kondisinya aktif atau pasif. Untuk mengaktifkannya, perlu pengolahan dengan metode-metode tertentu, contohnya pernafasan atau bersemedi. Tentu saja perlu bimbingan guru yang berpengetahuan. Tidak bisa autodidak karena bisa salah. Tanpa bimbingan pelatihan qigong, pengaktifkan chi bisa menyebabkan saraf putus atau pembuluh darah jurus 'telur besi' beneran ada Pak? Kok orang-orang yang menguasainya tetap bisa punya anak padahal tititnya sering ditendang? Oh itu ada! Ilmu Telur Besi itu yang tenaganya disalurin ke testisnya biar bisa menarik mobil. Emang Shaolin banget sih. Tapi itu memang ada dan saya pernah lihat ilmu-ilmu kaya gitu lah. Biksu-biksu di Shaolin latihan keras banget biar burungnya bisa buat menarik tahu bahwa Ip Man menguasai ilmu tersebut dan dia punya anak. Pakar-pakar Kung Fu lain juga bisa berkeluarga. Jadi menurut saya ilmu itu tidak menggangu kemampuan reproduksi Odi bisa ngeluarin api dari tangan atau terbang pakai qigong? Kalau menurut saya, itu hal-hal yang mungkin ada di luar batas pemikiran kita dan termasuk ilmu gaib. Manusia normal tak mungkin melakukannya tanpa bantuan tanpa bantuan 'oknum-oknum' latihan Kung Fu Pak Odi tiap hari seperti apa sih? Latihan rutin saya dibagi menjadi dua bagian yang saling menunjang. Pertama ada latihan fisik—lari, push-up, sit-up, dan yang lain-lain untuk menempa tubuh biar kuat. Terus yang kedua itu teknik, terutama jurus dan aplikasinya. Apa artinya fisiknya bagus kalau tekniknya jelek? Dan sebaliknya apa artinya kalau teknik bagus tapi fisiknya jelek?Terakhir nih Pak, potensi perkembangan kungfu tradisonal di masa depan kayak gimana sih? Kung Fu tradisional itu harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Jadi kita sebagai pelatih tidak boleh terkekang sama tradisi. Contohnya ponsel—tiap tahun keluar model yang semakin modern. Kalau kita memaksakan diri dengan model lama kita akan ketinggalan jaman. Jadi kuncinya tradisi harus kita tetap jalankan, metode-metode tradisional tetap kita jalankan sembari menyerap unsur-unsur ini sudah disunting agar lebih ringkas dan enak Pertanyaan Penting adalah kolom VICE Indonesia yang mengajak pembaca mendalami wawancara bersama sosok/profesi jarang disorot, padahal sepak terjangnya bikin penasaran. Baca juga wawancara dalam format serupa dengan topik dan narasumber berbeda di tautan berikut10 Pertanyaan Penting Buat Penjaga Konser yang Selama Ini Bikin Kamu Jiper10 Pertanyaan Ingin Kalian Ajukan Pada Caddy Golf Perempuan10 Pertanyaan Penting yang Ingin Kamu Ajukan Untuk Pawang Harimau

ilmu meringankan tubuh china